SAROLANGUN – Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) tengah bersiap melelang secara resmi puluhan kendaraan dinas. Aset yang akan dilelang mencakup kendaraan yang masih layak operasional maupun yang sudah dalam kondisi rusak berat (scrap).
Berdasarkan penilaian dari KPKNL Jambi, terdapat total 58 aset yang masuk dalam daftar lelang berdasarkan Nilai Wajar KIB (Peralatan dan Mesin), diantaranya, Diantaranya 11 unit kendaraan roda dua (unit), 23 Kendaraan roda dua (scrap), 8 Kendaraan roda tiga (scrap), 2 Kendaraan roda empat (unit), 10 Kendaraan roda empat (scrap), 1 unit Grader + attachment (scrap), 2 unit Container dolly (scrap), 1 unit Wheel excavator (scrap).
Kepala BPKAD Kabupaten Sarolangun, Kasiyadi, mengonfirmasi bahwa seluruh aset tersebut merupakan aset bergerak.
”Aset yang akan dilelang merupakan aset bergerak, meliputi kendaraan dinas roda dua dan roda empat, serta satu unit alat berat,” jelasnya pada Jumat (17/04/2026).
Saat ini, prosedur lelang masih dalam tahap administratif di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). Kasiyadi menegaskan pentingnya transparansi dalam proses ini guna memberikan kontribusi finansial bagi daerah.
”Saat ini proses lelang masih dalam tahap pengajuan verifikasi data ke Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). Dan kita masih menunggu hasil verifikasi data dari KPKNL. Setelah hasilnya keluar, baru dilanjutkan ke tahap pelaksanaan lelang secara resmi,” ungkap Kasiyadi.
Ia juga berharap agar lelang ini berjalan sesuai regulasi yang ada.
”Kasiyadi mengharapkan pelaksanaan lelang ini dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dilakukan secara transparan, serta mampu memberikan nilai optimal bagi peningkatan pendapatan kas daerah,” pungkasnya. (*)













Discussion about this post